Mengenal Jenis-Jenis Bonsai dan Karakteristik Uniknya

Seni bonsai adalah tentang menciptakan miniatur alam. Namun, alam itu sendiri tidak seragam. Ada pohon yang keras dan tahan banting, ada yang lembut dan menuntut perhatian ekstra. Memilih jenis pohon yang tepat adalah langkah pertama dan paling krusial dalam perjalanan bonsai Anda.Artikel ini akan memandu Anda mengenal tiga kategori utama bonsai dan membantu Anda menemukan “guru” yang paling sesuai dengan tingkat kesabaran dan lingkungan Anda. Di Pupul Bonsai, kami siap membantu Anda mencocokkan karakter Anda dengan karakter pohon terbaik.

1: Bonsai Hardy (Luar Ruangan)

Jenis bonsai ini adalah replika dari pohon-pohon yang tumbuh di daerah beriklim sedang atau subtropis. Mereka mutlak membutuhkan paparan sinar matahari penuh, angin segar, dan siklus musim dingin (dormansi) untuk bertahan hidup, maka dari itu Bonsai Hardy tidak dapat bertahan lama di dalam ruangan. Mereka akan melemah dan mati jika disimpan di dalam rumah secara permanen. Adapun jenis dari Bonsai Hardy, yaitu :

  • Pinus (Pinus spp.): Melambangkan usia tua dan ketahanan, Pinus memiliki kulit kayu yang bertekstur indah seiring waktu, dan sangat cocok untuk kolektor atau lingkungan yang mengalami musim dingin nyata.
  • Juniper (Juniperus spp.): Dikenal dengan dedaunan berbentuk jarum, Juniper sering digunakan untuk menciptakan gaya dramatis seperti shari (batang mati) dan jin (cabang mati), sehingga lebih cocok untuk penghobi berpengalaman karena sangat membutuhkan sinar matahari penuh.

Maple Jepang (Acer palmatum): Pohon ini menarik bagi kolektor yang menghargai perubahan musiman berkat daunnya yang berubah warna spektakuler di musim gugur, serta memiliki batang tipis dan elegan yang ideal untuk gaya berkelompok.

2: Bonsai Tropis (Dalam Ruangan)

Inilah jenis bonsai yang paling populer di Indonesia dan ideal bagi pemula karena sifatnya yang toleran terhadap suhu ruangan yang stabil (tidak ada musim dingin) dan perawatannya yang relatif mudah. Adapun jenis dari Bonsai Tropis, yaitu :

  • Ficus (Ficus spp.) / Beringin & Kimeng: Merupakan pilihan yang sangat direkomendasikan untuk pemula karena sangat tangguh, cepat pulih dari kesalahan perawatan, dapat tumbuh subur di dalam ruangan dengan cahaya terang, dan ideal untuk gaya Banyan (Akar Gantung) atau Gaya Formal Tegak.
  • Serut (Streblus Asper): Pohon lokal yang populer dan toleran terhadap pemangkasan ekstrem, Serut memiliki keunggulan pada kulit kayu yang cepat menua dan mudah dibentuk, sehingga cocok diaplikasikan dalam Gaya Alami atau Semi-Cascade.

Teh Cina (Carmona retusa): Ideal untuk skala miniatur yang realistis karena memiliki daun kecil yang mengilap dan sering berbunga putih kecil, serta umumnya dibentuk dalam Gaya Literati (Sederhana dan Tinggi) atau Gaya Tegak.

Tips: Jika Anda baru memulai, Ficus Kimeng adalah pilihan yang sangat kami rekomendasikan. Mereka kuat dan akan memberi Anda kepercayaan diri untuk terus belajar.

3: Bonsai Bunga dan Buah

Kategori ini menawarkan keindahan ganda: estetika bentuk bonsai klasik ditambah dengan bonus bunga yang indah dan buah yang mungil. Adapun jenis dari Bonsai Bunga dan Buah, yaitu :

Asam Jawa (Tamarindus indica): Memiliki daya tarik pada batang tebal dengan tekstur kulit yang eksotis dan menghasilkan buah polong kecil; spesies ini tahan banting dan tumbuh cepat, menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk tahap pembentukan awal.

Bougenville (Bougainvillea): Menarik perhatian dengan bunga kertas berwarna cerah yang mekar berlimpah dan tahan panas ekstrem, namun perawatannya membutuhkan banyak sinar matahari langsung dan periode “stres” air untuk merangsang pembungaan.

Azalea (Rhododendron spp.): Dikenal karena bunganya yang besar dan penuh warna yang kontras dengan skala bonsai yang kecil, tetapi membutuhkan perawatan tambahan berupa tanah yang lebih asam dan penyiraman yang tepat (tanah tidak boleh kering total).

PERLU DIPERHATIKAN SAAT MEMILIH JENIS BONSAI

Selain melihat keindahannya, terdapat 3 faktor yang bisa diperhatikan saat memilih bonsai :

  1. Lingkungan: Apakah pohon akan diletakkan di teras yang cerah (cocok untuk Hardy) atau di dalam ruangan dengan cahaya jendela yang terbatas (cocok untuk Tropis)?
  2. Tingkat Kesabaran: Apakah Anda ingin pohon yang tumbuh cepat dan mudah dibentuk (Ficus) atau yang perubahannya sangat lambat namun dramatis (Pinus)?
  3. Waktu Anda: Seberapa sering Anda bisa memantau penyiraman? Spesies yang lembut membutuhkan pengecekan harian.

Setiap bonsai adalah mahakarya yang menanti sentuhan seniman. Jangan ragu untuk memulai perjalanan yang akan mengajarkan Anda kesabaran dan keindahan abadi ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *